Brand Image
Search

Meluruskan Pandangan Umum Tentang Kegiatan Seorang Pemuda

Suatu waktu saya pernah di tanya oleh beberapa teman, kira-kira pertanyaanya begini “Ga, di tengah-tengah kesibukan menjalankan aktivitas atau kegiatan, pernah tidak sih Ega terpikir untuk melakukan kegiatan seperti umumnya orang lain, seperti misalnya bermain, nongkrong sambil ngopi, berpacaran dan seterusnya?” Mendengar pertanyaan tersebut, saya menjawab “kalau di tanya pernah tentu, wajar, saya manusia, kecenderungan itu manusiawi”.

Namun, pertanyaan itu membuat saya termenung, apakah selama ini saya tidak sama dengan umum ya? Ah, perasaan biasa saja, aktivitas atau kegiatan saya umum kok. Tetapi, rupanya pandangan umum saya berbeda dengan pandangan umum kebanyakan orang. Kebanyakan orang memandang, bahwa yang di maksud umum bagi seorang pemuda adalah melakukan aktivitas atau kegiatan seperti bermain, nongkrong-nongkrong dan sejenisnya.

Jadi, dari sinilah mungkin anggapan tidak sama dengan pada umumnya kepada saya muncul. Saya sedikit heran, kenapa barometer yang di gunakan seperti itu ya! padahal, aktivitas atau kegiatan yang di anggap umum itu menurut saya sama sekali tidak memiliki substansi yang bermanfaat, terutama bagi diri dan progres meraih masa depan. Karena, saya melihat bahwa aktivitas atau kegiatan yang di anggap umum itu cenderung berafiliasi pada rasa malas dan bete (gabut).

Dalam kehidupan sehari-hari, saya pribadi hampir tidak ada waktu untuk memikirkan hal itu, hanya sekedarnya saja ataupun untuk merefresh otak/tubuh sih kadang otomatis saya lakukan. Namun, hal itu tidak saya utamakan, saya menempatkannya dalam posisi sampingan (sebagai jeda). Oleh karena itu, pandangan umum dari banyak orang ini menurut saya perlu di luruskan, saya pikir pandangan ini sama sekali tidak sesuai untuk di jadikan barometer utama dari aktivitas atau kegiatan seorang pemuda.

Aktivitas atau kegiatan yang di anggap umum (bagi pemuda) selayaknya memiliki cakupan positif dan bermaslahat. Artinya, aktivitas atau kegiatan umum tersebut mesti memiliki benefit yang bisa mengantarkan kita pada kemajuan atau kebahagiaan hidup, perkembangan kualitas diri, dan sebagainya. Memang, dari segi kesenangan, melakukannya pasti menyenangkan apalagi di lakukan rame-rame dengan teman, tapi saya yakin kesenangan itu hanya bersifat jangka pendek, karena, tidak ada orang sukses, berhasil hanya dengan cara-cara yang tidak jelas, kurang terarah dan tidak produktif seperti itu.

Wallahu ‘alam

Ega Adriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Picture of admin teladan
admin teladan

Latest post