“Sungguh, inilah umat kalian, umat yang satu, dan Aku adalah Tuhan-mu, maka sembahlah Aku.”-QS. al-Anbiya’:92-
Manusia disebut sebagai makhluk sosial. Makhluk yang tidak dapat hidup sendiri. Ia selalu membutuhkan bantuan orang lain semenjak kelahirannya.
Manusia dianugerahi bekal yang tidak dimiliki makhluk yang lain. Ia memiliki akal yang amat luar biasa. Dengan bekal ini ia dapat berkomunikasi, saling berbagi ilmu dan saling membantu. Bahkan tanpa ada komunikasi, akal mereka tidak akan berkembang.
Agama pun selaras dengan hal ini. Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya, ia juga memperhatikan hubungan antar manusia. Hablun minallahh, Hablun minannas.
Menurut Rasulullah saw, manusia yang paling rugi di Hari Kiamat adalah mereka yang membawa pahala salat, puasa dan ibadah lain dihadapan Mahkamah Allah swt. Namun di waktu yang sama, mereka mencaci maki orang lain, merampas harta yang bukan miliknya dan menyakiti sesama hamba-Nya.
Mengapa mereka begitu rugi? Karena kelak di Hari itu mereka harus menebus dosanya kepada sesama hamba Allah dengan memberikan pahala ibadahnya. Pahala itu dibayarkan kepada orang yang didzoliminya.
Dan jika pahalanya telah habis, maka ia harus menanggung dosa dari orang yang didzoliminya. Inilah tipe orang yang paling bangkrut menurut Rasulullah saw.
Sebagai seorang muslim, kita tidak cukup berhubungan baik dengan Allah. Kita juga dituntut untuk berhubungan baik dengan sesama hamba Allah.
Selain itu, kita juga tidak cukup meyakini dan menjalankan ajaran agama. Kita juga dituntut untuk mengabarkan Islam yang sebenarnya kepada orang lain. Islam Rahmatan lil Alamin yang murni dari Rasulullah saw. Kemudian menyeru umat untuk berpegang teguh kepada islamnya.
وَلْتَكُن مِنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. merekalah orang-orang yang beruntung” (QS. Ali Imran:104)
PERSATUAN UMAT ISLAM
Sungguh ironis ketika kita melihat umat Islam hari ini. Kesucian Islam di nodai dengan umpatan dan cacian sesama pengikutnya. Kemuliaan Islam dikotori dengan saling mengkafirkan. Padahal Allah swt berfirman:
إِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ
“Sungguh, inilah umat kalian, umat yang satu, dan Aku adalah Tuhan-mu, maka sembahlah Aku.” (QS.al-Anbiya’:92)
وَإِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ
“Dan sungguh, inilah umat kalian, umat yang satu dan Aku adalah Tuhan-mu, maka bertakwalah kepada-Ku.” (QS.al-Mu’minun:52)
Allah selalu Menegaskan, bahwa Kalian adalah umat yang satu! Tapi mengapa kaum muslimin mendustakan Firman Tuhannya dengan mengkafirkan saudara muslimnya? Allah dan Rasul-Nya sangat menekankan persatuan diantara umat ini. Karena hanya dengan persatuan, Islam akan mencapai kejayaannya. Hanya dengan persatuan, Islam akan berada pada posisi sebenarnya. Bukankah Allah Berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ
“Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih).” (QS.al-Hujurat:10)
Sebelum lebih jauh, kita akan bertanya bagaimana bentuk persatuan Islam itu?
PERSATUAN ISLAM
Sebagian orang berpikir bahwa persatuan Islam adalah menjadikan seluruh muslimin sama dalam segala hal. Sama dalam fiqh, pemikiran, adat, keseharian dan lain sebagainya. Jika ada perbedaan sedikit saja, maka dia tidak akan pernah mau bersatu. Apakah seperti ini yang disebut persatuan islam?Menjadikan seluruh kaum muslimin sama dalam segala sesuatu adalah hal yang mustahil. Jutaan kaum muslimin hidup dengan latar belakang yang berbeda. Dibentuk dengan pemikiran yang bermacam-macam. Mengkaji Al-Qur’an dan Sunnah dengan berbagai tafsiran.
Lantas, mungkinkah menjadikan mereka semua berada dalam satu pemikiran dan madzhab tertentu? Tentu ini mustahil terjadi
Lalu bagaimana yang dimaksud dengan persatuan islam?
💬 Yuk lanjutkan belajar kisah-kisah teladan lainnya bersama kami!Follow & kunjungi sosial media kami:
✨️Instagram : https://www.instagram.com/14teladanofficial?igsh=YWhqY3FlaGxyY2xl
✨️TikTok: https://www.tiktok.com/@14.teladan?_t=ZS-8zsNYmN232W&_r=1
✨️Web : https://14teladan.com/





