Dari Muhammad bin Abdullah bin Abi Rafi’ dari ayahnya, berkata, “Seorang pemuda dari Anshar mengadu kepada seorang sahabat tentang ibunya. Tapi wanita itu mengingkari bahwa pemuda itu anaknya.
Lalu Umar meminta dari pemuda itu bukti syar’i, namun dia tidak dapat membawa bukti syar’i.
Sementara si wanita membawa beberapa orang yang membuktikan bahwa dia belum nikah dan pemuda itu telah berbohong dan menuduhnya. Maka menyuruh agar pemuda itu dipukul.
Kemudian Ali datang dan bertanya tentang masalah yang terjadi. Ali mengajak mereka ke Mesjid dan bertanya kepada wanita itu (tentang pengakuan pemuda itu), lalu wanita itu mengingkarinya.
Lalu Ali berkata kepada pemuda, “Ingkarilah dia (sebagai ibumu) seperti dia mengingkarimu!”
“Wahai putra paman Rasulullah, dia adalah ibuku!” jawab pemuda
“Ingkarilah dia, aku adalah ayahmu dan AlHasan dan Al-Husain adalah saudaramu,” perintah Ali memaksa.
“Ya, aku mengingkarinya,” kata pemuda.
Lalu Ali berkata kepada para wali wanita itu, “Bolehkah aku menyelesaikan perkara ini?” “Ya, boleh ” jawab mereka.
“Saksikanlah, aku menikahkan pemuda ini dengan wanita ini yang tidak mengenalnya.
Wahai Qunbur, ambillah kantong yang berisi beberapa keping uang dirham,” kata Ali. Lalu Qunbur membawanya dan menghitungnya sebanyak empat ratus delapan puluh dirham. Kemudian Ali memberikannya kepada pemuda itu untuk mas kawinnya, “Ambilah tangan wanita ini dan kamu jangan datang kepada kami melainkan padamu ada bekas-bekas pengantin!” perintahnya kepada pemuda.
Ketika Ali berpaling, wanita itu berkata, “Wahai Abul Hasan, Allah Allah (ungkapan hati-hati) dari neraka. Demi Allah, dia adalah anakku.”
“Bagaimana hal itu terjadi?” tanya Ali.
“Ayahnya adalah seorang negro.
Saudara-saudaraku telah mengawinkanku dengannya, lalu aku mengandung pemuda ini dan ayahnya pergi perang kemudian terbunuh. Lalu aku kirim anak ini ke sebuah suku bani Fulan sampai dia dewasa. Aku menolak dia sebagai anakku,” jelas wanita itu.
Ali berkata, “Aku Abul Hasan, terimalah dia dan tulislah nasabnya.”
Like, Tag, and Share jika menurutmu postingan ini bermanfaatš
Jangan lupa followĀ @14_teladan
Subscribe Youtube kami juga 14 teladan
Bismillah, Tebar Senyum Raih Bahagia Bersama 14 Teladan
Salurkan donasi terbaik kamu
Rec BSI : 25.0250.0007 a.n Yayasan 14 Teladan
Semoga kamu termasuk dermawan, senang sedekah tanpa seganš
konfirmasi ke nomor
š² 0816-1535-6474






