Salah seorang sahabat Sayyidina Ja’far as-Shadiq bernama Amar bin Hayyan memiliki seorang putra bernama Ismail yang selalu bersikap baik kepadanya. Lalu dia mendatangi Sayyidina Ja’far as-Shadiq dan mengatakan, “Putraku selalu bersikap baik terhadapku.”
Beliau mengatakan, “Saya mencintainya (Ismail). Sekarang, dikarenakan dia bersikap baik terhadap ayahnya, aku lebih mencintainya lagi.” Kemudian Sayyidina Ja’far as-Shadiq mengatakan, “Saudari sepersusuan Rasulullah saww datang kepada beliau. Ketika melihatnya, Rasulullah saww sangat bahagia. Beliau membentangkan surbannya di atas tanah dan mempersilahkan wanita itu duduk di atasnya. Rasulullah saw menyambut wanita itu dengan penuh kehangatan dan keramahan. Beliau sangat menghormatinya, sampai wanita itu berdiri dan pergi.”
“Kemudian saudara sepersusuan Rasulullah saww datang. Beliau menghormatinya, namun tidak seperti menghormati saudari sepersusuannya. Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw, ‘Mengapa Anda lebih menghormati saudari sepersusuan Anda ketimbang saudara sepersusuan Anda?’ Rasulullah saww menjawab,
‘Karena wanita itu lebih berbakti kepada kedua orang tuanya daripadanya.’ Rasulullah saw telah mengajarkan kita bahwa siapapun yang lebih menghormati ibu bapaknya, akan lebih mulia di sisi Allah SWT dan beliau pun lebih mencintainya.”
💬 Yuk lanjutkan belajar kisah-kisah teladan lainnya bersama kami!Follow & kunjungi sosial media kami:
✨️Instagram : https://www.instagram.com/14teladanofficial?igsh=YWhqY3FlaGxyY2xl
✨️TikTok: https://www.tiktok.com/@14.teladan?_t=ZS-8zsNYmN232W&_r=1
✨️Web : https://14teladan.com/






